Internet, Business, & Humanity

Segala sesuatu tentang jasa pembuatan website, hosting, domain, seo, toko online, portal berita, company profil

Selamat datang di blog Pediars!

Nikmati berbagai konten yang kami posting disini.
Seperti tentang jasa pembuatan website, hosting, domain, jasa seo profesional, toko online, portal berita, company profil dan lainnya


Supported by perusahaan rental mobil di Jogja

Video Chat di Instagram Kini Dukung sampai 50 Orang

Selamat datang di blog Pediars. Nikmati berbagai konten yang kami posting disini. Seperti tentang jasa pembuatan website, hosting, domain, jasa seo profesional, toko online, portal berita, company profil dan lainnya

Facebook memaksimalkan sekian banyak  media sosial miliknya untuk dapat melakukan video call dengan partisipan sampai 50 orang. Setelah software Facebook, sekarang Instagram pun mendukung Messenger Rooms, sehingga pemakai dapat melakukan video call dengan puluhan orang secara langsung.

Dilansir dari GSM Arena, Minggu (24/5/2020), Instagram memberitahukan kehadiran fitur baru tersebut melewati Twitter pada 22 Mei 2020.

"Mulai hari ini, Anda dapat membuat @messenger Rooms di Instagram dan mengundang siapa pun untuk bergabung," tulis Instagram.

Untuk mengawali video chat dengan teman-teman di Instagram, pemakai dapat mengakses fitur messages terlebih dahulu. Setelah itu, pilih ikon video chat, lantas opsi "Create a Room".

Setelah itu, pemakai dapat memilih rekan yang akan diundang melakukan video call. Lalu, pemakai dapat menyalin tautan Rooms tersebut, dan membagikannya ke lebih banyak orang.

Meskipun seluruh penataan terjadi dari software Instagram, video chat nantinya dipindahkan ke software Facebook Messenger.

Bangun Interaksi Positif, Instagram Fokus Basmi Bullying

Beberapa waktu kedepan Instagram pun akan merilis banyak fitur baru untuk memerangi tindak bullying atau perundungan di layanannya.

Diungkapkan Manager Komunikasi Instagram Asia Pasifik, Putri Silalahi, tahapan ini diambil seiring dengan focus kerja  utama Instagram memberantas bullying.

"Meminimalisir perbuatan bullying tersebut jadi fokus kerja utama Instagram, sebab platform Instagram sedianya menghadirkan interaksi positif dan bermakna untuk seluruh pemakai," kata Putri, dalam talk show livestreamingnya.

Putri mengatakan, bullying sebetulnya bukan isu baru sebab sudah ada semenjak dahulu dan terjadi di dunia nyata. Namun, seiring banyaknya anak muda yang memakai layanan online seperti Instagram untuk mengekspresikan diri, tindak bullying pun terjadi di dunia maya.

Sikap Tegas Instagram

Untuk menjaga supaya interaksi yang terjadi di Instagram mempunyai sifat positif dan sehat, Instagram memberantas bullying dari sekian banyak  sisi.

Salah satunya dari standar kepandaian komunitas Instagram, yang memang sejak awal melarang konten mempunyai sifat perundungan.

"Tidak boleh terdapat konten yang mengarah pada  perundungan. Kalau ada, pemakai dapat melaporkan dan akan diturunkan (take down). Begitu pula dengan akun-akun yang melakukan tindak bullying (bisa di-suspend)," kata Putri.

Dari sisi produk dan fitur, Putri mengatakan, Instagram menghadirkan sekian banyak  fitur untuk menangkal dan meminimalisir tindak bullying di platform mereka.

Fitur yang sudah dihadirkan saat ini antara lain ialah comment control. Fitur ini menyerahkan kendali penuh pada pemakai untuk mengkoreksi komentar menurut filter ucapan-ucapan yang tidak diharapkan pemakai.

"Misalnya pemakai tidak menginginkan ada komentar dengan kata 'gendut' nanti Instagram memfilter, sehingga kata tersebut tidak hadir lagi di komentar, pesan direct, sampai emoji," tutur Putri.

Fitur beda yang dihadirkan beberapa waktu lalu, Restrict, juga bermanfaat untuk menghapuskan perbuatan bulliying. Instagram pun menggunakan machine learning guna mengenali ucapan-ucapan yang menjurus ke bullying.

Instagram mengadakan dan mendukung sekian banyak  kampanye untuk menghentikan tindak bullying.

Salah satunya ialah kampanye #Realtalk untuk memberikan awareness kepada pemakai, khususnya yang berusia muda yakni bullying ialah tindakan yang salah dan memiliki akibat negatif.

Instagram pun mendukung dan bekerjasama dengan semua pembuat konten yang menjalankan kampanye anti-bullying. Misalnya, aktris Ariel Tatum yang saat ini menjalankan kampanye,

Mari kita melakukan hal yang sama, mencegah bullying di dunia nyata dan dunia maya. Sebab bullying membawa pengaruh yang sangat buruk dan berbahaya kepada korbannya.

Sumber: https://idetrend.com/